Pengamat Perminyakan, Kurtubi, menjelaskan selisih yang tinggi antara BBM subsidi dan non subsidi menjadi penyebab rendahnya penjualan SBPU asing termasuk Petronas di Indonesia.
Sejak 31 Agustus 2012, 15 SPBU Petronas asal Malaysia yang tersebar di tanah air telah ditutup. Rendahnya penjualan BBM non subsidi dan tingginya beban operasional dinilai sebagai salah satu penyebabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dengan adanya kewenangan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsdi di 2013, tutur Kurtubi, hal tersebut bisa menjadi celah memprkecil jarak harga BBM subsidi dan non subsidi sehingga bisnis SBPU Asing Petronas non subsidi di Indonesia bisa kembali bergairah.
"Kalau perbedaan kecil ada peluang pemakai non subsidi akan bertambah. Itu kemampuan Pertonas untuk bersaing," pungkasnya.
(hen/ang)










































