Hal ini diungkapkan oleh Senior Manager Humas PT PLN (persero) Bambang Dwianto saat dihubungi detikFinance, Sabtu (27/10/2012).
"Rasio elektrifikasi yang belum terpasang sebesar 29% itu sebagian besar terdapat di wilayah terluar dan terbanyak di Kawasan Indonesia Timur," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita (PLN) akan bagikan gratis lampu SEHEN dan panel surya mini ke masyarakat perbatasan maupun daerah terluar yang sulit dijangkau," tuturnya.
Menurut Bambang nantinya masyarakat perbatasan/wilayah terluar hanya perlu mengeluarkan uang (tagihan listrik) sebesar Rp 35.000/bulan, uang tersebut digunakan PLN untuk perawatan fasilitas.
"Cukup Rp 35.000/bulan untuk masyarakat perbatasan/wilayah terluar, ini untuk perawatan fasilitas," paparnya.
Selain lampu SEHEN, program "100 PLTS" komunal juga dipersiapkan untuk menerangi masyarakat perbatasan dan wilayah terluar. Program dengan investasi Rp 900 miliar ditargetkan akan menerangi wilayah perbatasan/wilayah terluar Indonesia hingga 80% sampai akhir tahun 2012.
"Akhir tahun 80% kita akan terangi wilayah perbatasan dan terluar Indonesia. Investasinya Rp 900 miliar saat ini sudah terbangun PLTS di pulau terluar seperti Morotai, Bunaken, Rote, dan Pegunungan Bintang (Papua). Tahun 2013 kita akan kembangkan menjadi '1000 PLTS'," pungkasnya.
(wij/ang)











































