Agus Marto Serahkan Masalah Penghematan BBM ke Jero Wacik

Agus Marto Serahkan Masalah Penghematan BBM ke Jero Wacik

- detikFinance
Senin, 29 Okt 2012 18:22 WIB
Agus Marto Serahkan Masalah Penghematan BBM ke Jero Wacik
Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku tidak tahu-menahu mengenai upaya pemerintah menekan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Karena sudah diserahkan ke Kementerian ESDM selaku kementerian teknis.

"Kita (Kemenkeu) sudah punya plafon dan nanti akan disosialisasikan oleh Kementerian ESDM," ujar Agus Marto saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (29/10/2012).

Agus Marto menyatakan, Kementerian ESDM dipastikan sudah mempersiapkan kebijakan energi untuk tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya apakah harga listrik akan dinaikkan per bulan, ataukah akan dilakukan penyesuaian per 3 bulan, atau bagaimana menyiapkan energi alternatif, atau menyiapkan gas untuk transportasi atau pengembangan energi terbarukan," jelasnya.

"Dan juga pembatasan-pembatasan yang sekarang ini kan daerah pertambangan dan perkebunan tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi ini akan dikelola lebih baik lagi oleh sektor energi," tambahnya.

Dikatakan Agus Marto, pihaknya hanya mengurusi anggaran subsidi BBM. Ketika tekanan subsidi tahun depan mulai terasa berat, maka pemerintah berhak melakukan penyesuaian harga BBM subsidi, karena sudah diberikan kekuasaan dalam UU APBN 2013 tanpa izin DPR.

"Kenaikan harga BBM kita tidak ada rencana. Walaupun kita tahu bahwa APBN 2013 kita memberikan kewenangan kepada kita. Pemerintah untuk melakukan penyesuaian harga BBM itu apabila ada perubahan asumsi makro," tandasnya.

Tahun depan anggaran subsidi BBM ditetapkan Rp 193 triliun. Sementara itu kuota BBM bersubsidi ditetapkan 46 juta kiloliter (KL). Jumlah tersebut sudah mengalami penurunan dari perkiraan realisasi subsidi BBM tahun ini yang sebesar Rp 216,8 triliun untuk 44 juta KL.

(nia/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads