Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik Natsir Mansyurdi kantor pusat Kadin, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/11/2012).
"Naikkan saja harga BBM subsidi tu, listrik juga, karena kalian tahu siapa yang nikmati subsidi itu? Orang kaya? Bukan, yang menikmati itu asing," kata Natsir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sementara produksi minyak mentah saja hanya sekitar 900.000 barel per hari, kebutuhan BBM kita mencapai sekitar 1,4 juta barel, sebanyak 800.000 barel diimpor dari luar negeri untuk menutupi kebutuhan BBM subsidi," ungkap Natsir.
Untuk itu, Natsir atas nama Kadin meminta pemerintah untuk menaikkan harga BBM subsidi. Bahkan kalau bisa menaikkan hingga ke harga normal yakni harga keekonomian.
"Naikkan saja, kalau perlu sampai harga normal (harga keekonomian), tapi subsidi BBM nya dialihkan ke infratruktur, bangun jalan, jembatan dan banyak lagi," tegas Natsir.
(rrd/dnl)











































