Pemerintah belum berani memastikan kenaikan harga tahun depan, meski 77% dari subsidi BBM yang jumlahnya ratusan triliun rupiah salah sasaran atau dinikmati pihak yang tak berhak.
Menteri ESDM Jero Wacik beralasan, pemerintah akan menghitung-hitung dulu kesehatan APBN dengan jumlah subsidi yang bakal dikucurkan.
"Tidak ada kata pasti. Kita memang ada peluangnya (menaikkan harga BBM subsidi) tapi kan kita tidak mencari peluang. Yang kita lihat hitungannya bagaimana ekonomi Indonesia agar ditopang dengan APBN yang sehat. Itu kata kuncinya," tegas Jero di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (7/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena yang jadi subsidi itukan tidak bisa dipakai membangun. Di situ logikanya. Sekarang bagaimana mencari jalan keluar. Terus itu yang nanti dalam perjalanan akan berkembang. Kalau sehat tetap APBN-nya mungkin tidak perlu (menaikkan harga BBM)," kata Jero.
Pemerintah mempunyai wewenang untuk menaikkan harga BBM subsidi tahun depan tanpa persetujuan DPR. Wewenang ini telah ditetapkan dalam UU APBN 2013 yang telah disahkan oleh DPR.
(dnl/ang)











































