Menteri ESDM Jero Wacik mengaku telah 'meninggalkan' Presiden SBY demi memenuhi undangan Komisi VII DPR. Menurut Jero, undangan DPR yang membahas mengenai inefisiensi PLN Rp 37 triliun dinilai lebih penting.
"Sebetulnya saya ada acara dengan Pak Presiden. Karena ternyata hal ini penting bagi saya maka saya disini," ungkap Jero dalam pembukaan rapat dengan DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Dijelaskan Jero, kasus temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebut telah terjadi inefisiensi di PLN sudah terjadi cukup lama, karena masih terus dibahas, Jero mengaku kasus tersebut juga menjadi tanggung jawab Menteri ESDM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi ini kasus dianggap besar. Dan para Anggota Dewan juga kembali dari resesnya untuk melakukan pembahasan ini. Karena ini penting," imbuh Jero.
Sebelumnya, Menteri BUMN Dahlan Iskan akhirnya juga datang memenuhi panggilan Komisi VII DPR setelah 2 kali dipanggil tidak hadir.
Dahlan datang tepat pukul 10.00 WIB dengan memakai pakaian khasnya kemeja putih. Begitu datang Dahlan datang dengan santai dan menyalami satu persatu Direksi PLN, Kepala BPH Migas dan kalangan pemerintah lainnya.
(dru/hen)











































