BP Migas Bubar, Siap-siap Jero Wacik Bakal Urus 8.000 Surat/Tahun

BP Migas Bubar, Siap-siap Jero Wacik Bakal Urus 8.000 Surat/Tahun

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 14 Nov 2012 17:23 WIB
Jakarta - Paska dibubarkannya Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) seluruh fungsinya akan dialihkan ke Kementerian ESDM. Pengalihan tersebut akan membuat Menteri ESDM Jero Wacik tambah sibuk terutama mengurusi surat-surat karena akan ada tambahan 8.000 surat per tahunnya.

"Kalau masuk ke Kementerian ESDM, maka Menteri ESDM Jero Wacik bakal menerima tambahan 8.000 surat, karena saya menerima setahun 8.000 surat dan itupun sudah dipilah-pilah sama Kepala unit," kata mantan Kepala BP Migas R. Priyono ketika ditemui di gedung Wisma Mulia, Rabu (14/11/2012).

Memang dalam rapat tadi malam, ungkap Priyono ada dua pilihan peralihan BP Migas ke Kementerian, pertama masuk dan langsung di bawah Menteri ESDM atau dipimpin Menteri ESDM, atau kedua menjadi unit terpisah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masukknya nanti ada dua pilihan, pertama menjadi satu BP Migas dibawah Menteri dan dipimpin Menteri, seperti Menristek merangkap Kepala BPPT, dan seperti Bappenas juga jadi menempel ke Menteri. Dan pilihan kedua Menteri terpisah dari unit kerja ini persis seperti BP Migas tapi unit kerja bukan badan pelaksana, jadi di bawah Menteri, tapi semua tergantung Presiden seperti apa," jelasnya.

Namun yang jelas dengan masuknya "BP Migas" ke dalam Kementerian ESDM, akan membuat perbedaan besar dalam pola tata kerja, pasalnya akan masuk ke birokrasi.

"Kalau dulu kita cuma BPKP dan BPK, sekarang harus melalui tiga Dirjen, lalu ke BPKP lalu ke BPK, jadi agak panjang, tapi ini kan sudah keputusan Mahkamah Konstitusi jadi ya harus dijalankan," tandasnya.

(rrd/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads