Menurut Presiden Direktur & CEO CNKO Henry H. Sitanggang, dengan adanya PLTU Pangkalan Bun milik perseoran, maka bisa menghemat pengeluaran pemerintah daerah sebesar Rp 200 miliar per bulan.
"Dengan ekspansi kapasitas menjadi 100 MW maka akan terjadi penghematan lebih besar," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (15/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Henry menambahkan CNKO akan terus mengembangkan pembangkitnya hingga 5.000 MW sebagai energi alternatif yang dibutuhkan masyarakat hingga tidak terjadi lagi isu kekurangan listrik di Indonesia.
(ang/ang)











































