Menurut Kepala Operator sekaligus penanggung jawab Pom Bensin Rawasari Edi mengatakan, dari laporan petugas pengisi BBM, masih banyak menemukan mobil plat merah masih membeli premium.
"Sampai saat ini masih banyak mobil plat merah yang minum premium, stiker nggak ada fungsinya," tuturnya saat ditemui detikFinance di SPBU Rawasari Jakarta Pusat, Sabtu (17/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Stiker itu nggak ada fungsinya, buktinya masih banyak yang minum BBM subsidi," katanya.
Ia menambahkan, SPBU-nya tidak lagi melaporkan kejadian ini kepada pihak pertamina pusat. Edi berkilah, tidak ada upaya serius dari pihak Pertamina untuk melakukan tindakan kepada mobil plat merah.
"Sudah tidak kita laporkan kepada Pertamina pusat karena nggak ada tindakan yang serius. Apalagi ditambah petugas BPH Migas juga sudah tidak ada untuk mengontrol SPBU," tegasnya.
(wij/dnl)











































