"Jadi pinjamannya 2 miliar yen, bunganya 2 persen, tenornya 12 tahun," ujar Direktur Utama PLN Nur Pamudji saat ditemui di kantor Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Subproyek yang akan dibiayai melalui pinjaman ini, lanjut Nur, berupa 2 gardu induk, Semanggi Barat 150 kV Gas Indulated Switchgear (GIS) dan Daan Mogot 150 kV GIS, serta kabel bawah tanah 150 kV Underground Cable for GIS dari Semanggi Barat ke Karet dan 150 kV Karet S/S Outdoor Equipment.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Jepang, Pamudji menyatakan ada beberapa negara yang akan membiayai 8 proyek PLN ini, seperti Korea, China, Perancis, dan Jerman.
"Total kebutuhan untuk 8 proyek itu sekitar US$ 200 juta. Satu proyek pendanaannya 85 persen dari pinjaman dan 15 persen dari internal," cetus Pamudji.
(nia/dnl)











































