Advisor Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO) Bungaran Saragih mengatakan, masyarakat lebih memilih menggunakan BBM subsidi yang sangat murah, dibanding menggunakan BBM alternatif seperti biofuel.
"Di sini (bifuel) masih kurang menguntungkan, karena masih banyak menguntungkan pakai BBM bersubsidi," ungkap Bungaran di acara forum RSPO di Gedung World Trade Centre , Jalan Jend. Sudirman, Jakarta, Senin (19/11/12).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kalau subsidi dihilangkan, minyak sawit akan potensial lebih besar," lanjutnya.
Seperti diketahui subsidi BBM pada tahun depan akan mencapai Rp 193,8 triliun. Menurut Bungaran, diperlukan kesadaran dari konsumen dan suatu kebijakan dari pemerintah jika ingin mengaplikasikan dan mensosiaslisasikan minyak sawit untuk bahan bakar kendaraan.
"Ini tergantung dari konsumen, dan juga tergantung pemerintahnya," pungkasnya.
(zlf/dnl)











































