Sosialisasi 'New BP Migas', Jero Kumpulkan 302 Perusahaan Migas

Sosialisasi 'New BP Migas', Jero Kumpulkan 302 Perusahaan Migas

- detikFinance
Senin, 19 Nov 2012 21:20 WIB
Sosialisasi New BP Migas, Jero Kumpulkan 302 Perusahaan Migas
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Menteri ESDM Jero Wacik malam ini bertatap muka dengan 302 perusahaan migas yang masuk dalam kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk menjelaskan dan menerangkan posisi Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKSP Migas) atau 'New BP Migas'.

Dalam pidatonya, Jero meminta KKKS tetap tenang dan terus bekerja seperti biasanya, karena pemerintah menjamin seluruh kontrak KKKS dengan BP Migas sebelumnya tetap sah dan tetap berlaku.

"Tenang, kalau shock kemarin karena BP Migas dibubarkan, tapi satu-dua hari sudah recovery. Yang jelas saat ini semuanya tenang, tetap bekerja, karena semua tetap berjalan seperti biasa hanya sekarang saya ikut juga masuk mengurusi," kata Jero dalam acara Tatap Muka dengan seluruh Steakholder Industri Hulu Migas di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin malam (19/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jero juga memastikan, semua pemangku kepentingan industri migas bisa langsung ke kantor SKSP Migas untuk menyelesaikan urusannya.

"Besok KKKS sudah bisa ke kantor SKSP, urus semua urusan, kalau ada yang ingin berkonsultasi langsung sama saya bisa langsung telepon, semua-semua di tangan saya harus berjalan lebih baik dan cepat. Biasanya urusan kemarin ini itu waktunya sebulan, sama saya harus selesai seminggu, kalau dua hari harus bisa selesai sejam," ucapnya.

Jero juga meminta KKKS bekerjasama dengan dirinya dan SKSP Migas, untuk menjawab semua tudingan selama ini.

"Bahwa kita dituding tidak efisien, boros, berpihak kepada asing, bantu kami menjawab itu, tidak efisien saya minta semua mobil pejabat dari Camry jadi Kijang, boros dari segi cost recovery, minta bantuannya sama-sama tekan cost recovery. Berpihak pada asing mari bantu bahwa tidak ada kedaulatan migas indonesia dikuasai asing, tidak sama sekali, kalian datang karena kami undang, setelah eksplorasi, eksploitasi, produksi nanti tiba saatnya bagi hasil, anda dapat untung negara dapat profit begitu sebaliknya," cetus Jero.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads