BP Migas Bubar, Ini Komentar Kemenkeu

BP Migas Bubar, Ini Komentar Kemenkeu

Ramdhania El Hida - detikFinance
Selasa, 20 Nov 2012 18:31 WIB
BP Migas Bubar, Ini Komentar Kemenkeu
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Kementerian Keuangan menilai ada atau tidaknya Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) tidak akan memberikan dampak besar bagi peningkatan lifting minyak.

Demikian disampaikan Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro saat ditemui di sela Seminar APBN 2013 di Ballroom Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (20/11/2012).

"Kalau lifting itu yang mengetahui di sana (Tuhan) bukan BP migas," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bambang, saat ini memang cadangan minyak memang semakin menipis sehingga wajar saja jika realisasi lifting minyak selalu menurun tiap tahunnya.

"BP Migas cuma bisa menyuruh orang gali, tapi kan memang sumbernya memang sudah tidak ada, mau ditarik-tarik juga tidak bisa dipaksain, produksinya kecil, kecuali kalau minyaknya ditambah pakai minyak sawit atau minyak pijat," jelasnya.

Namun, Bambang berharap agar pembubaran BP Migas oleh Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu, tidak memberikan dampak yang signifikan pada lifting tersebut. Untuk itu diperlukan pengawasan yang ketat dari Kementerian ESDM selaku pengambil alih fungsi BP Migas tersebut.

"Pasti ada dampak, tapi kalau ESDM yang diamanatkan ambil alih itu bisa langsung menenangkan mereka (kontraktor), saya rasa gangguannya tidak akan lama," cetusnya.

(nia/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads