Tunggakan Listrik Pelanggan PLN di Jakarta & Tangerang Rp 395 Miliar

Tunggakan Listrik Pelanggan PLN di Jakarta & Tangerang Rp 395 Miliar

- detikFinance
Kamis, 22 Nov 2012 15:02 WIB
Tunggakan Listrik Pelanggan PLN di Jakarta & Tangerang Rp 395 Miliar
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) merilis jumlah tunggakan listrik di wilayahnya hingga Oktober 2012 mencapai Rp 395 miliar. Tungakan itu berasal dari 700 ribu pelanggan PLN.

Manajer Bidang Niaga PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Dwi Kusnanto menjelaskan, dari 4 juta pelanggan PLN di wilayah operasionalnya. Penunggak terbesar datang dari golongan umum yang di dalamnya masuk pelanggan masyarakat dan usaha sebesar 45 % dari total tunggakan hingga Oktober.

"Golongan umum 45 persen, itu tunggakan terbesar," tutur Dwi di Kantor PLN Disjaya Gambir, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, dari Rp 395 miliar tunggakan, tutur Dwi, proporsi tunggakan berasal dari pelanggan Golongan 0 atau umum yang mencapai 45%, golongan 1 masuk di dalamnya instansi TNI dan Polri yang mencapai 35%, golongan 2 yang masuk di dalamnya instansi pemerintah di bawah Kementerian yang mencapai 7%, golongan 3 masuk di dalamnya pemda, pemkot, dan pemprov yang mencapai 15% dan terakhir golongan 4 masuk di dalamnya perusahaan BUMN dan BUMD dengan 0% tunggakan atau paling bersih.

Namun, tambah Dwi, untuk tunggakan golongan 1 khususnya dari TNI tidak menjadi persoalan serius karena proses penyelesaian tunggakan langsung diselesaikan di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan.

"Namun kita fokus pada tunggukan golongan 0 (umum), golongan 2, dan golongan 3," tambahnya.

Papar Dwi, tunggakan ini berasal dari tunggakan lancar atau tunggakan pelanggan yang baru 1 dan 2 bulan menunggak senilai Rp 244 miliar dan pelanggan masuk piutang ragu-ragu atau pelanggan yang sudah 3 bulan menunggak dan mencabut fasilitas kelistrikannya mencapai Rp 151 miliar.

Untuk tunggakan ini, pihak PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang akan mulai melakukan penagihan dengan dua gelombang yakni gelombang II pada 21-23 November 2012 dan Gelombang II pada 28-30 November 2012.

"Dengan adanya perang melawan tunggakan ini diharapkan tunggakan di PLN Disjaya akan turun mencapai Rp 15 miliar di akhir tahun 2012," cetusnya.

(/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads