16,8 Juta Keluarga di Indonesia Belum Bisa Nikmati Listrik

16,8 Juta Keluarga di Indonesia Belum Bisa Nikmati Listrik

- detikFinance
Senin, 26 Nov 2012 11:57 WIB
16,8 Juta Keluarga di Indonesia Belum Bisa Nikmati Listrik
Jakarta - Pemerintah mengklaim masih banyak kepala keluarga yang belum teraliri listrik. Saat ini dari sekiar 240 juta penduduk di Indonesia, sebanyak 16,8 juta kepala keluarga belum dapat menikmati listrik.

Demikian diungkapkan oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jarman di acara Diskusi Publik Rasionalisme Menuju Subsidi Tepat Sasaran di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (26/11/12).

"Rasio elektrifikasi baru 72,95% atau 27% belum kena jaringan atau 16,8 juta kepala keluarga. Ini yang mereka dambakan listrik, belum merdeka kalau belum ada listrik," ungkap Jarman

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jarman mengatakan, PT Perusahaan Listrik negara (PLN) sebagai pemasok listrik menargetkan 2,9 juta pelanggan baru akan teraliri listrik pada tahun depan.

Menurutnya, swasta tidak berminat untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik bagi pelanggan baru. Pasalnya menurut Jarman, 2,3 juta dari 2,9 juta kepala keluarga tersebut adalah calon pelanggan listrik berskala kecil, yakni pemasangan sambungan 450-900 VA alias listrik bersubsidi.

"Itu kan kecil, jadi swasta nggak mau. Kapan kembalinya (investasi)," tambahnya.

Secara terpisah, Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji, mengatakan hal senada. Dibanding tahun lalu, permintaan masyarakat untuk pemasangan listrik baru tumbuh 10,18%.

"Permintaan listrik dari masyarakat sangat tinggi. Tumbuh dari Januari sampai Oktober tumbuh 10,18% year on year. Kita bersyukur pertumbuhan itu masih bisa kita layani," kata Nur Pamudji.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads