Said Ibrahim pemilik mobil mengeluhkan kualitas BBM premium di Pekanbaru. Mobilnya belakangan ini sering mati mendadak.
"Mobil lagi jalan tiba-tiba saja mesin bisa mati mendadak, yang tentunya diawali dengan mesin nyendat-nyendat. Setelah berhenti beberapa menit, kita stater hidup lagi. Begitulah belakangan ini," keluh Said pemilik mobil toyota Avanza tahun 2007 itu dalam perbincangan dengan detikfinance, Senin (26/11/2012) di Pekanbaru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belakangan orang bengkelnya bilang, ini persolan premium semata. Ternyata bukan mobil saya saja yang mengalami demikian," kata Said.
Sementara itu, seorang mekanik mobil di kawasan jalan Nangka, Pekanbaru, Surianto menyebutkan, bahwa pihaknya juga sering menerima keluhan dari pemilik mobil yang kadang berjalan ngadat.
"Kita sudah sering kedatangan pelanggan yang ngeluh mobilnya suka ngadat sendiri, lantas minta diservice. Padahal belum jadwalnya untuk diservice. Kami selalu bilang, bahwa inti persoalannya itu pada BBM-nya. Pembakaran yang tidak sempurna, mengakibatkan mobil tersendat-sendat. Jadi di service sekalipun percuma saja," kata Surianto.
Masih menurut mekanik ini, rata-rata keluhan ini terjadi bagi mobil yang menggunakan BBM premium. Kualitas premium yang diduga rendah, menjadi faktor utamanya.
"Konsemen yang mengeluhkan kondisi seperti itu umumnya mobil yang menggunakan premium. Namun bagi kendaraan menggunakan pertamax, tidak akan terjadi," kata Anto.
Humas Pertamina Wilayah Riau, Fachrizal, kepada detikfinance mengatakan, bahwa pihaknya selalu menjamin kualitas BBM yang dikirim ke sejumlah SPBU.
"Untuk pengiriman BBM ke SPBU kami selalu menjamin kualitas pengiriman harus lulus uji kualitas sesuai ketentuan SK Dirjen Migas. Yang perlu diperhatikan adalah, kesesuaian spec kendaraan dengan BBM yang digunakan," kata Fachrizal.
(cha/dru)











































