Bos PLN Ancam Cabut Pelanggan yang Tunggak Listrik Walaupun Hanya 1 Hari

Bos PLN Ancam Cabut Pelanggan yang Tunggak Listrik Walaupun Hanya 1 Hari

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 26 Nov 2012 15:19 WIB
Bos PLN Ancam Cabut Pelanggan yang Tunggak Listrik Walaupun Hanya 1 Hari
Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji menegaskan, pelanggan listrik yang menunggak bayar akan dicabut aliran listriknya. Walaupun tunggakan itu hanya 1 hari.

"Kalau nunggak 1 hari, pelanggan langsung dicabut," ungkap Nur saat ditemui selepas acara Diskusi Publik Rasionalisme Menuju Subsidi Tepat Sasaran di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (26/11/12).

Ia mengatakan, hal ini guna menanamkan kedisplinan membayar listrik tepat waktu kepada setiap pelanggan. Menuruutnya, PLN memikul beban yang sangat berat melayani 48,6 juta pelanggan dari Sabang sampai Merauke di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelanggan kita itu 48 juta loh (48,6). Kalau tidak disiplin, berat sekali mengatasinya. Makanya kita harus disiplin. Dengan diterapkannya disiplin, pelanggan rumah tangga itu akan tertib dan menguntungkan semua orang," paparnya.

Nur merinci, total jumlah pelanggan 48,6 juta tersebut didominasi oleh konsumen rumah tangga. Sedangkan sebagian kecil pelanggan adalah perkantoran, industri, pertokoan dan sebagainya.

"Dominan rumah tangga, 48 juta itu rumah tangga. Sisanya yang 600 ribu itu macem-macem. Perkantoran, tapi yang paling banyak rumah tangga," katanya.

Dengan demikian, PLN akan mencabut semua pelanggan yang menunggak walaupun baru 1 hari. Lalu bagaimana dengan Kantor Pemkot Jakarta dan Tangerang yang juga menunggak tagihan listrik kepada PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang? sayangnya Nur enggan berkomentar.

"Saya harus cari info dulu, saya nggak memonitor. Mereka (PLN Disjaya) punya protokol untuk mengatasi masalah penundaan. Saya nggak sampai ke detail itu," cetusnya.

(zul/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads