Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) Hanung Budya mengatakan, masyarakat lebih memilih membeli premium atau solar subsidi meski harus menunggu seharian saat BBM subsidi habis.
"Artinya, konsumen atau masyarakat belum siap membeli BBM non PSO (non subsidi) di saat ada opsi BBM PSO," tutur Hanung di kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (26/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang terjadi, walaupun BBM subsidi habis, konsumen ngotot beli BBM bersubsidi, konsumen tetap menginap, padahal ada dispenser non subsidi, ini terjadi di berbagai lokasi," cetus Hanung.
(feb/dnl)











































