Bos PLN Klaim Penggunaan BBM Hanya 17% untuk Pembangkit Listrik

Bos PLN Klaim Penggunaan BBM Hanya 17% untuk Pembangkit Listrik

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 26 Nov 2012 17:23 WIB
Bos PLN Klaim Penggunaan BBM Hanya 17% untuk Pembangkit Listrik
ilustrasi
Jakarta - Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji mengaku penggunaan batubara untuk pembangkit listrik milik perseroan terus meningkat. Sedangkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) terus mengalami penurunan.

"Dari segi input kita perbaiki, termasuk energi primer, yang paling mencolok ialah semakin besar porsi batubara. Sampai oktober tahun ini mencapai 50%, tahun lalu 43% dan tahun 2010 hanya 38%. Kita lihat porsi batubara makin tinggi," ungkap Nur di acara Diskusi Publik Rasionalisme Menuju Subsidi Tepat Sasaran di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (26/11/12).

Nur mengatakan, PLN sudah meminimalisir pengunaan pembangkit listrik menggunakan BBM. Sampai bulan Oktober 2012, Nur mengaku penggunaan BBM hanya 17%. Turun dari tahun sebelumnya yaitu 23%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai tutup tahun kita targetkan 16%," katanya.

Dalam kesempatan itu juga ia menargetkan, ketersediaan batubara untuk pembangkit listrik akan cukup hingga 50 tahun ke depan. "Stok cadangan batubara cukup, asal tidak banyak diekspor, reserved bisa sampai 50 tahun kedepan," jelas Nur

Sementara itu, pengamat kelistrikan yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Institute for Essential Service Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, harga batubara sedang mengalami penurunan yang cukup drastis. Jika dibanding 2 tahun lalu, harga batubara mengalami penurunan hingga 50%.

"Tren dunia harga energi primer cukup rendah, batubara turun drastis dibanding 2 tahun lalu dari US$ 120 jadi US$ 60 per ton. Harga minyak sekarang US$ 90-100 per barel," tutup Fabby.

(zlf/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads