Kuota atau jatah BBM subsidi tahun ini sudah hampir habis meskipun pemerintah sudah menambah 4 juta kiloliter (KL) dari kuota awal 40 juta kiloliter (KL). Akhirnya, jatah untuk SPBU pun dikurangi.
Kepala Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kawasan Rawasari Edi menuturkan, Pertamina telah mengurangi jatah BBM subsidi jenis premium dan solar setiap harinya.
"Setiap hari jatah premium dikurangi 8 Kiloliter/hari," kata Edi singkat kepada detikFinance, Selasa (27/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SPBU kami biasanya membeli BBM subsidi (premium dan solar) sebanyak 16-24 KL per hari. Tetapi sejak 19 November lalu jatah dikurangi 8 KL/hari dari Pertamina," jelas Edi.
Edi tidak tahu menahu alasan Pertamina mengurangi jatah BBM subsidi ke SPBU-nya. Ia bahkan mempertanyakan sikap Pertamina yang tidak mensosialisasikan pengurangan jatah ini kepada pihak SPBU.
"Tidak ada alasan dan sosialisasi dari Pertamina. Kami tidak tahu mengapa ada pengurangan jatah," cetusnya.
(wij/dnl)











































