Pertamina Setop Pasokan BBM Subsidi ke SPBU 30 November 2012?

Pertamina Setop Pasokan BBM Subsidi ke SPBU 30 November 2012?

- detikFinance
Selasa, 27 Nov 2012 11:49 WIB
Pertamina Setop Pasokan BBM Subsidi ke SPBU 30 November 2012?
Jakarta - PT Pertamina (Persero) akan menghentikan distribusi BBM bersubsidi ke SPBU pada tanggal 30 November 2012. Hal ini terkait gerakan hari tanpa BBM bersubsidi yang jatuh pada tanggal 2 Desember 2012 yang merupakan program BPH Migas.

"Saya dengar kemarin dari Pertamina akan dihentikan BBM bersubsidi ke SPBU mulai tanggal 30 November 2012," kata Kepala Operator SPBU Kawasan Rawasari Jakarta Pusat Edi saat dihubungi detikFinance, Selasa (27/11/2012).

Edi menuturkan tidak tahu menahu mengenai alasan Pertamina membuat kebijakan mendadak akhir-akhir ini. Ia berpendapat agar hal semacam ini disosialisasikan agar pihak SPBU mendapat informasi yang jelas soal alasan Pertamina.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini terkesan mendadak, seperti main-main. Pihak SPBU nggak tahu apa maksudnya. Kalau mau dinaikan harga BBM bersubsidi itu lebih baik daripada membuat kebijakan yang mendadak yang membuat pihak SPBU tidak mengerti," paparnya.

Selain itu Edi menuturkan dari kebijakan itu, ia memastikan tidak ada pengurangan jam operasional terhadap SPBU Rawasari. "Tidak ada pengurangan jam operasional, SPBU kami tetap 24 jam. Tidak ada perintah juga dari Pertamina," tandasnya.

Sebelumnya Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, jatah atau kuota solar subsidi di DKI Jakarta bakal habis pada akhir November 2012 ini. Sementara untuk bensin premium yang disubsidi bakal habis apda 19 Desember 2012.

Hanung menjelaskan, habisnya jatah terjadi apabila tidak dilakukan langkah-langkah pembatasan konsumsi BBM subsidi. "Distribusi normal kuota yang ada habis 19 Desember (bensin premium DKI). Untuk solar 30 November," tutur Hanung di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (26/11/2012).

Kemudian Hanung mengatakan, rata-rata jatah bensin premium di kota-kota besar di Indonesia akan habis pada pertengahan Desember 2012. Namun Hanung menegaskan, Pertamina tetap menyalurkan BBM subsidi meskipun kuota habis.

"Sejarah BBM PSO (subsidi), pemerintah tidak pernah menghentikan penyaluran BBM PSO jika kuota abis. Tetapi pemerintah mengupayakan berbicara dengan DPR," tambahnya.

Selain itu, Hanung mengatakan, secara nasional perhitungan Pertamina menyebutkan kuota premium akan meluber hingga 450.000 KL dan solar meluber hingga 800.000 KL dengan asumsi tanpa adanya pembatasan kuota hingga akhir 2012.

"Hitungan Pertamina 45,24 juta KL itu akan tejadi tanpa pengendalian BM PSO," cetusnya.

Seperti diketahui, Gerakan Nasional Hari Tanpa Bensin Bersubsidi diprakarsai oleh BPH Migas sebagai satu langkah inisiatif lainnya untuk mengamankan kuota BBM bersubsidi hingga akhir tahun.

Gerakan tersebut akan dilaksanakan di Jawa-Bali dan 5 kota besar lainnya di luar Jawa, yaitu Medan, Batam, Palembang, Balikpapan dan Makassar, pada 2 Desember 2012 dari pukul 06.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB.



(wij/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads