Demikian disampaikan oleh VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam pernyataannya, Selasa (27/11/2012).
"Pertamina telah menegaskan, sebagaimana informasi yang sudah disampaikan sebelumnya, pasokan BBM bersubsidi dinormalisasi terhitung sejak 25 November 2012 setelah sebelumnya, berdasarkan amanat BPH Migas, Pertamina melakukan pengkitiran (pembatasan) sejak 19 November hingga 24 November 2012. Informasi mengenai penghentian pasokan BBM bersubsidi pada 30 November 2012 tidak benar dan menyesatkan," tutur Ali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertamina juga berkomitmen untuk terus mencukupi kebutuhan BBM masyarakat, kendati disadari hal itu dapat berpotensi kuota BBM bersubsidi 2012 terlampaui," tegas Ali.
(dnl/hen)











































