Jatah BBM Subsidi Menipis, Pemerintah Rapatkan Barisan

Jatah BBM Subsidi Menipis, Pemerintah Rapatkan Barisan

- detikFinance
Rabu, 28 Nov 2012 14:59 WIB
Jatah BBM Subsidi Menipis, Pemerintah Rapatkan Barisan
Jakarta - Menipisnya kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi akhir-akhir ini, memaksa pemerintah harus mengambil langkah cepat agar keterbatasan BBM bersubsidi tidak memicu kepanikan di masyarakat.

Saat ini Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri ESDM Jero Wacik, Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini, Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo, Dirut Pertamina Karen Agustiawan tengah membahas langkah yang paling tepat guna mengantisipasi masalah ini.

Ketika ditanya mengenai perkiraan opsi yang akan dilakukan pemerintah, Hatta masih enggan berkomentar hal yang sama juga dilakukan oleh Jero Wacik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti ya kita lihat hasil rapatnya," ungkap Hatta di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Beberapa waktu lalu, telah terjadi antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM bersubsidi yaitu solar dan Premium di beberapa daerah. Bahkan, sempat terjadi kerusuhan akibat masalah tersebut.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina telah mencabut aturan pengendalian pendistribusian BBM bersubsidi. Dengan demikian, pihak Pertamina akan memberikan BBM bersubsidi tanpa batasan kuota, melainkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Sayangnya, tindakan tersebut akan berdampak pada bobolnya kuota BBM bersubsidi yang telah ditambah pemerintah dari 40 juta KL menjadi 44,04 juta KL. Pertamina memperkirakan terjadi penambahan kuota BBM lagi sebesar 1,2 juta KL pasca penerapan aturan baru tersebut.

(nia/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads