Beda dengan Jakarta, di Samarinda BBM Sudah Langka!

Beda dengan Jakarta, di Samarinda BBM Sudah Langka!

- detikFinance
Rabu, 28 Nov 2012 15:30 WIB
 Beda dengan Jakarta, di Samarinda BBM Sudah Langka!
Foto: Dok. detikFinance
Samarinda - Sebanyak 8 stasiun pengisian bahan bakar Umum (SPBU) di kota Samarinda, Kalimantan Timur, Rabu (28/11/2012), serentak mengalami kelangkaan BBM. Padahal, Pertamina selalu mengklaim menjaga pasokannya ke SPBU.

Penelusuran detikFinance, sedikitnya 8 SPBU di Samarinda rata-rata mengalami kekosongan stok BBM subsidi jenis premium. Sekitar pukul 11.45 WITA, SPBU 64.751.09 di Jalan Panglima M Noor mengalami kekosongan stok premium dan solar. Pengamatan berlanjut ke SPBU 64.751.01 Jalan Kesuma Bangsa sekitar pukul 13.50 WITA, juga mengalami kekosongan premium.

Di SPBU 64.751.02 Jalan RE Martadinata, bahkan mengalami kekosongan solar dan premium. SPBU 61.751.02 Jalan Slamet Riyadi, stok solar juga sedang kosong, sehingga penumpukan ratusan kendaraan roda dua dan roda empat berbahan bakar premium.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak bisa beri keterangan," kata petugas SPBU 64.751.02 Jalan RE Martadinata kepada detikFinance, Rabu (28/11/2012) siang WITA, saat ditanya perihal kekosongan stok premium dan solar.

Sedangkan di SPBU 64.751.03 Jalan Ir. H. Juanda, mengalami kekosongan premium dan pertamax. Juga di SPBU 64.751.13 Jalan Kadrie Oening, mengalami kekosongan solar sehingga juga mengakibatkan antrean puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berbahan bakar premium. Kondisi kekosongan premium juga terjadi di SPBU 64.751.22 Jalan AW. Syachranie.

Bahkan di SPBU 64.751.07 di Jalan KH Wahid Hasyim tidak beroperasi sejak Selasa (27/11/2012) kemarin, lantaran kosongnya stok solar dan premium. Sejumlah warga calon pembeli BBM harus menelan kekecewaan saat ingin mengisi bahan bakar kendaraan mereka.

"Ini kok SPBU tutup dari kemarin. Kok seperti Kaltim ini kehabisan BBM. Aneh!" ketus salah seorang warga.

Upaya konfirmasi detikFinance terkait fakta di lapangan kepada Kepala Terminal BBM Samarinda Zaenal Arifin yang berkantor di Jalan Cendana tidak membuahkan hasil, lantaran Zaenal tidak bersedia memberikan keterangan.

Pengawas SPBU 64.751.22 Saihudin saat ditemui di kantornya mengaku kekosongan premium berlangsung sejak beroperasinya SPBU pagi tadi.

"Belum ada informasi sampai sekarang kenapa pasokan belum datang. Belum ada penjelasan tapi kita terus menanyakannya," kata Saihudin.

Menurut Saihudin, setiap hari SPBU yang diawasinya mendapat alokasi jatah 16 kiloliter (16.000 Liter) premium. Namun hari ini, belum ada kepastikan datangnya pasokan premium.

"Setiap hari jatah 16 KL, kira-kira habisnya 7-8 jam setiap hari dari jam 9 atau jam 10 pagi. Kalau pertamax tetap ada, solar juga ada tapi kita memang jual non subsidi," tutupnya.

Kondisi ini berbeda dengan di Jakarta, VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir mengatakan, Pertamina memastikan stok dan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya aman.

Ali mengatakan, saat ini terminal BBM Plumpang yang melayani distribusi BBM untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penyaluran premium dan solar di DKI Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) pada periode 25 hingga 26 November 2012 rata-rata 10% di atas penyaluran harian normal. Bahkan, pada 27 November 2012 penyaluran premium mencapai 14.162 kiloliter (KL) atau 29% di atas rata-rata normal dan solar sebanyak 4.448 KL yang berarti 22% di atas normal.

(dnl/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads