Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas SKSP Migas Hadi Prasetyo mengatakan, pihaknya sudah meminta agar panita FKK tidak menyelenggarakan agenda 'hura-hura' salah satunya main golf.
"Silakan lanjutkan acara conference tersebut, karena tujuannya baik yakni meningkatkan kualitas SDM nasional para humas-humas yang bekerja di industri hulu migas. Tetapi saya sudah minta agar acara main golfnya dibatalkan saja, tidak perlu itu," kata Hadi ketika dihubungi detikFinance, Kamis (29/11/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini juga sebagai tuntutan kepada kita agar industri hulu migas tetap melakukan efisien dan penghematan. Yang penting inti tujuan diadakannya acara itu tetap tercapai yakni peningkatan kualitas SDM pekerja di Hulu Migas," tutur Hadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, Forum Kehumasan Perusahaan Minyak dan Gas se-Indonesia akan menyelenggarakan konferensi di sebuah hotel di Bali pada 4-8 Desember 2012 yang disisipi acara main golf. Padahal acara ini ditanggung negara lewat cost recovery.
Meskipun ditanggung negara lewat cost recovery, tapi tiap peserta yang hadir dipungut biaya Rp 7,5 juta per orang.
(rrd/dnl)











































