Data migas penting untuk memberikan peluang bagi investor dalam meningkatkan investasi yang berdampak pada meningkatnya produksi migas.
Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini saat ditemui di Balai Kartini Jakarta, Kamis (6/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tata kelola data penting bagi pemerintah, karena dari data-data ini yang bisa mengundang investor. "Kita harus bergerak ketika negara tetangga seperti negara di Asia, Eropa, bahkan Amerika mereka punya data yang cukup bagus mengenai investasi migas. Berdasarkan itu, supaya revisi UU migas agar dipercepat," katanya.
Di dalam revisi UU Migas yang diajukan pemerintahada satu peraturan yang terselip mengenai tata kelola data (Petroleum Found). Saat ini sektor migas menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional, sebagai sumber penerimaan negara dan devisa.
"Klausul tentang Petroleum Found agar data bisa jelas. Kita sinergiskan data-data yang ada pada unit badan Geologi atau ada juga dari Pusdatin dan tentunya PND sebagai pihak ketiga yang melakukan pendekatan dan services pada pihak investor. Kita akan sinergiskan semua badan ini agar mendukung kualitas data dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas," cetus Rudi.
(wij/dnl)











































