Pemerintah Utang Rp 7 Triliun, Bos Pertamina Minta Tunda Bayar Dividen

Pemerintah Utang Rp 7 Triliun, Bos Pertamina Minta Tunda Bayar Dividen

- detikFinance
Kamis, 06 Des 2012 19:21 WIB
Pemerintah Utang Rp 7 Triliun, Bos Pertamina Minta Tunda Bayar Dividen
Jakarta - PT Pertamina (Persero) meminta kepada Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk menunda pembayaran dividen kepada Pemerintah. Alasannya hingga sampai saat ini Pemerintah masih menunggak utang BBM Subsidi total Rp 7 triliun.

"Pemerintah belum bayar utang BBM Subsidi dari yang 1,2 juta KL tahun lalu dan sekarang akan nambah lagi 1,2 juta KL akibat kuota BBM Subsidi kembali lewat," kata Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan, di Tanjung Priok, Kamis (6/12/2012).

Dikatakan Karen, total utang BBM Subsidi pemerintah sampai mencapai Rp 7 triliun. "Kumulatifinya Rp 7 triliun," ucap Karen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait 1,2 juta KL untuk menalangi kuota BBM subsidi tahun ini, rencananya akan dibahas di ABPN Perubahan 2013, selanjutnya akan dibayar pada 2014. "Berarti ada cost money yang akan menggangu kinerja lain yang tentunya dalam menghasilkan laba," ujar Karen.

Kondisi tersebut kata Karen, Pertamina sudah berkoordinasi dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

"Kami ingin dividen ditunda, kita bukan tidak akan bayar, tapi kita minta ditunda, kami mohon akan ada keringanan, kami ingin ketika uang kami dicairkan, kami akan bayar dividen setelah ada pembayaran dari pemerintah," jelas Karen.

"Kita (Pertamina) juga sudah kirim surat ke Pak Dahlan (Menteri BUMN), kita harus tumbuh dan kita butuh biaya, nggak mungkin tanpa biaya," tandas Karen.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads