Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengatakan, saat ini produksi minyak dari Cepu baru mencapai 22.000-24.000 barel per hari.
"Kalau 1 juta barel produksi minyak pada 2014 sulit tercapai. Kemungkinan besar baru akan terjadi pada 2015 atau lewat lagi," kata Rudi ketika bertemu di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (7/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Produksinya masih 22.000-24.000 barel per hari, kenapa sulit 2014? Ini jika berkaca dari groundbreaking Cepu dari Desember 2011 hingga sekarang Desember 2012 apa pencapaiannya? Memang produksinya ada kenaikan, tetapi tidak lebih baik dari target awal," ucap Rudi.
Menurut Rudi, sulit naiknya produksi minyak di Cepu adalah karena Exxon tidak menjalankan langkah peningkatan produksi yang diminta oleh BP Migas pada saat itu.
"Exxon tidak melaksanakan apa yang diminta oleh BP Migas saat itu yakni dengan menambah peralatan filter paralel, separator paralel, penangkap H2S Paralel dan lainnya. Tujuan ditambahkan alat tersebut agar dapat menambah produksi minyak menjadi 25.000 barel per hari," ungkap Rudi.
Jika hal tersebut benar dilakukan oleh Exxon pada saat itu. "Mungkin Juni 2014 target produksi 1 juta barel per hari bisa tercapai, namun karena tidak dilakukan, saya perkirakan target 1 juta barel akan molor," cetusnya.
(rrd/dnl)











































