'Yang Punya Mobil Harusnya Tak Berhak Beli BBM Subsidi'

'Yang Punya Mobil Harusnya Tak Berhak Beli BBM Subsidi'

- detikFinance
Senin, 10 Des 2012 15:09 WIB
Yang Punya Mobil Harusnya Tak Berhak Beli BBM Subsidi
Jakarta - Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng mengakui BBM subsidi tidak pantas dinikmati oleh pemilik mobil karena sudah dianggap mampu.

"Sebenarnya kita (BPH Migas) itu berpihak pada BBM subsidi, namun subsidi tersebut sasarannya harus jelas," kata Andy di kantornya, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2012).

Menurut Andy, sudah seharusnya masyarakat yang mempunyai mobil pribadi tidak berhak membeli BBM subsidi, karena masuk dalam golongan mampu dan kaya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan sudah seharusnya yang mempunyai mobil itu tidak boleh beli BBM subsidi karena tidak berhak, karena mereka sudah kaya dan mampu," ucap Andy.

Lantas apakah BPH Migas akan melarang mobil membeli BBM subsidi? Tentu tidak.

"Tidak, tetapi akan dikendalikan. BPH Migas tahun depan akan menerapkan sistem distribusi BBM subsidi dengan sistem tertutup, karena zaman sekarang tidak mungkin lagi ditetapkan dengan sistem terbuka," ungkap Andy.

Maksud Andy dengan sistem tertutup adalah, BPH Migas akan memonitor siapa yang menerima BBM subsidi, agar tetap sasaran dan tepat volume.

"Caranya dengan menggunakan teknologi informatika (IT), tahun depan sudah diterapkan, Pertamina juga berkomitmen untuk ikut melakukannya juga melalui Sistem Monitoring dan Pengendalian," ujarnya.

Bagaimana pelaksanaanya nanti? BPH Migas akan menggunakan sistem RFID (radio frequency indentification).

"Nantinya setiap mobil konsumsi BBM subsidinya akan dikendalikan, bukan dibatasi, tapi dikendalikan, jadi dalam sehari hanya berapa liter saja yang boleh dia beli, selebihnya tidak bisa," ucapnya.

"Misal maksimal 10 liter per mobil per hari, jika dalam sehari ada mobil yang mengisi lebih dari 10 liter, maka nozel di SPBU tidak akan mengeluarkan BBM subsidi, tetapi sisanya mobil tersebut hanya bisa membeli BBM non subsidi berapapun yang dia mau, jadi bukan dibatasi tetapi dikendalikan, dan itu akan kita terapkan tahun depan," cetus Andy.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads