BPH Migas: Orang Nekat Selundup BBM Subsidi Karena Keadilan Bisa Dibeli

BPH Migas: Orang Nekat Selundup BBM Subsidi Karena Keadilan Bisa Dibeli

- detikFinance
Senin, 10 Des 2012 18:14 WIB
 BPH Migas: Orang Nekat Selundup BBM Subsidi Karena Keadilan Bisa Dibeli
Jakarta - Perbedaan (disparitas) harga BBM subsidi dengan non subsidi yang terlampau tinggi jadi biang kerok maraknya penyelundupan BBM subsidi. Sepanjang 2012, Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menggagalkan penyelundupan 1,7 juta kiloliter (KL) BBM subsidi.

Menurut Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Someng, orang tidak takut menyelundupkan BBM subsidi. Selain untungnya besar karena bisa dijual mahal ke pihak industri, keadilan pun bisa dibeli.

"Ya makin tinggi disparitas harga BBM Subsidi dengan BBM non subsidi membuat orang makin nekat untuk mencuri, menyelundupkan BBM subsidi, bahkan keadilan pun bisa dibelinya," kata Andy ketika ditemui di Kantor BPH Migas, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimaksud Andy yakni, ketika harga keekonomian premium dan solar saat ini Rp 9.200 per liter sementara di SPBU dijual Rp 4.500 per liter, ada keuntungan yang bisa diperoleh Rp 4.700 per liter.

"Ketika seorang penyelundup tertangkap, di sini keadilan terbeli, dengan mengeluarkan Rp 1.000 per liter dari keuntungan yang didapatnya dari menyelundupkan BBM subsidi, dia masih untung dan dia bisa beli keadilan itu," ungkap Andy.

Untuk itu kata Andy, BPH Migas tahun depan akan menerapkan sistem pendistribusian BBM subsidi dengan sistem tertutup, sehingga bisa diketahui BBM subsidi memang benar-benar dinikmati oleh orang yang berhak, dan tidak mungkin akan bisa lari ke industri, pertambangan dan perkebunan.

"Tahun depan kita pakai sistem tertutup, menggunakan sistem IT juga, bisa pakai RFID, smartcard, barcode, dan sistem monitoring yang mau dilakukan Pertamina, semuanya bisa dipakai yang tujuannya untuk memastikan BBM subsidi benar diterima masyarakat," tandas Andy.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads