"Kadin tidak hanya merekomendasikan harga BBM subsidi dinaikkan saja kepada pemerintah, tetapi kami merekomendasikan subsidi BBM baiknya dihapuskan saja," kata Suryo dalam jumpa pers di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Menurut Suryo, lebih baik harga BBM subsidi diatur berdasarkan mekanisme pasar. Alasan Kadin merekomendasikan penghapusan BBM subsidi karena subsidi BBM hanya dinikmati oleh orang-orang kaya dan pengusaha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ketika subsidi BBM subsidi tersebut dihapuskan, subsidi tersebut direlokasikan ke sektor lain seperti pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.
"Tapi anggaran subsidi tersebut direlokasikan ke sektor yang lain, seperti pembangunan infrastruktur, jalan, pelabuhan, kesehatan, kesehatan, pendidikan dan banyak lagi, bukan ratusan triliun hanya untuk dibakar dan yang menikmati bukan yang seharusnya," tegas Suryo.
(rrd/dnl)











































