Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia NTT Abraham Paul Liyanto mengatakan, di NTT nelayan lebih memilih menyelundupkan BBM subsidi ke Timur Leste dari pada menggunakan BBM subsidi tersebut untuk menangkap ikan.
"Di NTT, nelayan di sana lebih senang menyelundupkan atau menjual BBM subsidi ke Timor Leste dari pada menggunakan BBM subsidi tersebut untuk melaut menangkap ikan," kata Abraham ketika ditemui di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (11/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentunya keuntungannya sangat besar sekali kalau dia jual ke Timor leste. Daripada menangkap ikan yang hasilnya hanya beberapa ratus ribu atau satu-dua juta," kata Abraham.
Penyelundupan tersebut, kata Abraham, tidak hanya terjadi di laut, tetapi juga di darat. Banyak juga penyelundupan BBM subsidi yang dilakukan warga Indonesia dengan mengangkut BBM subsidi menggunakan sepeda motor melewati perbatasan, dan hal tersebut terjadi hampir tiap hari.
"Itu tidak hanya di laut, di darat pun banyak warga Indonesia pakai sepeda motor ngangkut BBM subsidi dan jual di perbatasan Timor Leste," ungkap Abraham lagi.
Hal seperti kata Abraham yang membuat dirinya sangat setuju jika BBM subsidi dihapuskan.
"Hal ini tidak akan terjadi, BBM subsidi kita yang harusnya dinikmati warga Indonesia malah yang menikmati warga asing alias warga Timor Leste, jadi lebih baik hapuskan BBM subsidi," tandas Abraham.
(rrd/dnl)











































