"Alokasi Anggaran (d.h. Pagu Definitif) Kementerian ESDM Tahunan 2013 adalah sebesar Rp 18,80 trilliun, naik 18,98% dari Alokasi Anggaran TA 2012 sebesar Rp 15,80 triliun," kata Jero Wacik dalam Penyerahan DIPA TA 2013 Kepada Para Kuasa Penggunaan Anggaran di Lingkungan Kementerian ESDM, di Kantor ESDM, Senin (17/12/2012).
Dikatakan Jero, Sebesar 66,7% dari Alokasi Anggaran Kementerian ESDM TA 2013 merupakan belanja modal yang digunakan terutama untuk pembangunan infrastruktur. Beberapa infrastruktur itu antaralain untuk pembangunan pembangkit dan jaringan listrik dalam rangka peningkatan rasio elektrifikasi dan pelayanan infrastruktur ketenagalistrikan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi, pembangunan kilang mini LPG, pembangunan SPBG dalam rangka peningkatan pelayanan infrastruktur energi dan diversifikasi serta konversi energi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alokasi anggaran belanja Kementerian ESDM TA 2013 tersebut hanyalah 5,01% dari target penerimaan negara yang akan dikontribusikan sektor ESDM tahun 2013 sebesar ±Rp.375 triliun yang terdiri dari penerimaan perpajakan (migas dan nonmigas) sebesar ±Rp.155 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar sekitar Rp 220 triliun.
(rrd/hen)











































