Jero Wacik 'Bagi-bagi Anggaran' Rp 18,8 Triliun

Jero Wacik 'Bagi-bagi Anggaran' Rp 18,8 Triliun

- detikFinance
Senin, 17 Des 2012 15:55 WIB
Jero Wacik Bagi-bagi Anggaran Rp 18,8 Triliun
Jakarta - Menteri ESDM Jero Wacik membagikan Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) untuk tahun 2013 sebesar Rp 18,80 triliun. Dana sebesar itu disebar kepada semua Direktorat Jenderal di Kementerian ESDM yang dibagi dalam 11 Dipa Induk dan 98 Dipa Petikan.

"Alokasi Anggaran (d.h. Pagu Definitif) Kementerian ESDM Tahunan 2013 adalah sebesar Rp 18,80 trilliun, naik 18,98% dari Alokasi Anggaran TA 2012 sebesar Rp 15,80 triliun," kata Jero Wacik dalam Penyerahan DIPA TA 2013 Kepada Para Kuasa Penggunaan Anggaran di Lingkungan Kementerian ESDM, di Kantor ESDM, Senin (17/12/2012).

Dikatakan Jero, Sebesar 66,7% dari Alokasi Anggaran Kementerian ESDM TA 2013 merupakan belanja modal yang digunakan terutama untuk pembangunan infrastruktur. Beberapa infrastruktur itu antaralain untuk pembangunan pembangkit dan jaringan listrik dalam rangka peningkatan rasio elektrifikasi dan pelayanan infrastruktur ketenagalistrikan dan pembangunan jaringan distribusi gas bumi, pembangunan kilang mini LPG, pembangunan SPBG dalam rangka peningkatan pelayanan infrastruktur energi dan diversifikasi serta konversi energi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan, mulai tahun 2013 impian kita bersama untuk membangun kilang minyak baru juga dimulai dan ditargetkan berwujud pada tahun 2019. Jika hal ini tercapai, maka ketahanan dan kedaulatan energi akan semakin kuat sesuai harapan selain itu digunakan juga untuk percepatan pengembangan panas bumi, pembangunan pembangkit listrik mikro hidro (PLTMH), dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan," jelasnya.

Alokasi anggaran belanja Kementerian ESDM TA 2013 tersebut hanyalah 5,01% dari target penerimaan negara yang akan dikontribusikan sektor ESDM tahun 2013 sebesar ±Rp.375 triliun yang terdiri dari penerimaan perpajakan (migas dan nonmigas) sebesar ±Rp.155 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar sekitar Rp 220 triliun.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads