Kepala BPH Migas: Kita Setor ke Negara Rp 1 T Kok Dibilang Tidak Berguna

Kepala BPH Migas: Kita Setor ke Negara Rp 1 T Kok Dibilang Tidak Berguna

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 19 Des 2012 16:58 WIB
Kepala BPH Migas: Kita Setor ke Negara Rp 1 T Kok Dibilang Tidak Berguna
Jakarta - Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng membantah lembaga yang dipimpinnya tidak berguna dan tak efisien. Karena di 2011 saja, BPH Migas menyetor ke negara Rp 1 triliun.

"Kami dibilang tidak berfungsi, mananya? Kami menyelamatkan hampir 2 juta KL (kiloliter) BBM subsidi dari upaya pencurian minyak, kalau diuangkan hampir Rp 10 triliun padahal itu saja bukan tugas kami sebenarnya, tapi tetap kami lakukan," kata Andy ketika ditemui di Hotel Grand Kemang, Jakarta, Rabu (19/12/2012).

Tidak hanya itu, Andy mengatakan tahun ini BPH Migas berhasil menyetorkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 1 triliun tahun ini, namun BPH Migas hanya diberikan anggaran Rp 260 miliar untuk biaya operasional tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bayangkan kita setor ke negara Rp 1 triliun pada 2011 tapi kami hanya diberi Rp 260 miliar untuk operasional selama setahun. Apa itu masih dibilang inefisiensi?" tegas Andy.

Bahkan gaji yang diberikan kepada pejabat-pejabat dan karyawan BPH Migas, kata Andy, ditetapkan melalui APBN dan melalui standar mekanisme standar penggajian Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kami ini gajinya gaji PNS, ada aturan dari Kementerian PAN dan RB serta dari Kementerian Keuangan, anggarannya berdasarkan APBN, lain halnya dengan BP Migas yang biaya mereka berdasakan retensi hasil pendapatan minyak dan gas bumi," cetus Andy.

(rrd/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads