Pengusaha SPBU Anggap Penghapusan BBM Subsidi di Jakarta Tak Efektif

Pengusaha SPBU Anggap Penghapusan BBM Subsidi di Jakarta Tak Efektif

- detikFinance
Kamis, 20 Des 2012 20:03 WIB
Pengusaha SPBU Anggap Penghapusan BBM Subsidi di Jakarta Tak Efektif
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Pernama (Ahok) mengusulkan BBM subsidi di Jakarta agar dihapus karena ingin masyarakat Jakarta menggunakan transportasi publik. Keinginan itu direspons negatif oleh pengusaha SPBU, karena mustahil dan hanya menyusahkan masyarakat.

Ketua Umum Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi mengatakan wacana penghapusan Premium (BBM Subsidi) di DKI Jakarta tidak akan efektif selama tidak disediakan BBM alternatif atau energi alternatif yang harganya terjangkau masyarakat.

"Wacana penghapusan premium (bbm subsidi) di Jakarta tidak akan efektif karena tidak disediakan BBM alternatif atau energi alternatif yang harganya terjangkau," kata Eri kepada detikFinance, Kamis (20/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi kata Eri, BBM Subsidi yang dijadikan pilihan karena BBM subsidi dihapus seperti Pertamax Cs harganya masih mahal. "Apalagi Pertamax masih mahal," ucapnya.

Menurut Eri, ketersediaan energi alternatif lainnya seperti gas sampai saat ini belum tersedia. Oleh karena itu, rencana Ahok untuk menghapuskan BBM subsidi di DKI Jakarta mustahil. Eri menambahkan butuh persiapan dan penyediaan BBM alternatif yang bisa dibeli dengan kemampuan yang sesuai dengan daya beli masyarakat.

"Menurut saya itu mustahil dihilangkan. Perlu persiapan dan penyediaan BBM alternatif yang bisa dibeli dengan kemampuan yang sesuai daya beli masyarakat. Dan, ide penghapusan premium sepertinya membuat masyarakat susah saja nantinya," tandas Eri.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads