Jika Premium 'Hilang' di DKI, Pertamina: Warga Bakal Rela ke Daerah

Jika Premium 'Hilang' di DKI, Pertamina: Warga Bakal Rela ke Daerah

- detikFinance
Senin, 24 Des 2012 11:38 WIB
Jika Premium Hilang di DKI, Pertamina: Warga Bakal Rela ke Daerah
Jakarta - PT Pertamina (persero) menilai wacana Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) untuk menghapuskan bensin subsidi jenis premium di DKI seiring dengan perbaikan transportasi publik sulit dilakukan. Pasalnya, hal ini justru memberikan dampak negatif pada daerah sekitar Jakarta.

"Jika pembatasan Premium hanya di wilayah DKI justru akan menimbulkan antrian di wilayah-wilayah sekitarnya seperti Bekasi, Tangerang, Depok, Banten dan Bogor," ujar Vice President Corporate Communication PT Pertamina (persero) Ali Mundakir kepada detikFinance, Senin (24/12/2012).

Menurut Ali, kejadian yang sama akan terjadi ketika beberapa waktu lalu terjadi pembatasan Premium di Jakarta untuk menahan kuota BBM bersubsidi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada saat pelaksanaan pembatasan premium sesuai kuota bulan lalu, efek yang timbul adalah antrian atau kelangkaan yang terjadi di mana-mana. Padahal wilayah DKI masih disuplai sesuai kuota, apalagi jika ditiadakan sama sekali," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Ali, upaya pengurangan BBM bersubsidi ini harus dilakukan secara komprehensif. Hal ini agar tidak memberikan dampak negatif pada wilayah lain.

"Pada prinsipnya kami mendukung setiap upaya untuk bisa mengurangi beban subsidi, namun upaya tersebut perlu dilakukan secara komprehensif. Jadi upaya tersebut perlu dilakukan secara komprehensif agar tidak menimbulkan masalah di wilayah lain," tandasnya.

(nia/dru)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads