Pengamat Transportasi Setuju BBM Subsidi Dihapus

Pengamat Transportasi Setuju BBM Subsidi Dihapus

- detikFinance
Selasa, 25 Des 2012 10:16 WIB
Pengamat Transportasi Setuju BBM Subsidi Dihapus
Jakarta - Beberapa kalangan setuju agar BBM bersubsidi dihapus di Indonesia. Pasalnya, BBM ini tak tepat sasaran karena lebih banyak dinikmati kendaraan pribadi.

Pengamat transportasi Indonesia Djoko Setijowarno mengungkapkan, sebanyak 93% BBM bersubsidi dinikmati oleh kendaraan pribadi, sedangkan sisanya sebesar 7% dihabiskan oleh kendaraan umum.

"Ironisnya, BBM subsidi itu dihabiskan 93% untuk kendaraan pribadi, 7% kendaraan umum," ungkap Djoko saat dihubungi detikFinance, Selasa (25/12/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menambahkan, dari angka 93% tersebut, mayoritas BBM subsidi ditenggak oleh kendaraan-kendaraan roda empat atau mobil yang tak sedikit mobil-mobil tersebut ialah mobil mewah.

"40 persennya dihabiskan oleh motor," tambahnya.

Menurutnya, BBM subsidi ini harus segera dihapuskan. Selain karena tak tepat sasaran, penhapusan BBM subsidi ini akan menjadi kunci suksesnya program pemerintah pusat dan daerah dalam membangun saranan transportasi massal, baik itu monorel, bus, atau MRT.

"Yang mesti dilakukan adalah buat transportasi yang bagus, cabut subsidi. Itu harga mati," pungkasnya.

Seperti diketahui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran untuk Subsidi BBM hingga 20 Desember 2012 lalu telah mencapai 135,9% dari pagu APBN-P yang sebesar Rp 137,4 triliun atau telah mencapai Rp 186,7 triliun.

(zul/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads