Meski Naik 15%, Tarif Listrik RI Masih Paling Murah se-ASEAN

Meski Naik 15%, Tarif Listrik RI Masih Paling Murah se-ASEAN

Maikel Jefriando - detikFinance
Rabu, 26 Des 2012 14:27 WIB
Meski Naik 15%, Tarif Listrik RI Masih Paling Murah se-ASEAN
Jakarta - Tahun depan pemerintah siap menaikkan Tarif Dasar listrik (TDL) sebesar 15 persen. Nantinya, tarif yang sudah naik tersebut masih terhitung paling murah jika dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara.

"Kalau dengan kenaikan, masih ya termurah di ASEAN," ujar Kepala Humas PLN persero Bambang Dwiyanto dalam sambungan teleponnya kepada detikFinance, Rabu (26/12/2012).

Bambang mencatat harga rata-rata saat ini adalah Rp 729 per kwh, jika mengalami kenaikan rata-rata 15% maka akan menjadi Rp 819 per kwh. Menurutnya ini masih murah jika dibandingkan dengan negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina dan yang lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Artinya akan seperti itu, tetap murah meski kenaikan sekitar 15 persen," jelasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PLN Nur Pamudji dalam Live Chat bersama detikForum mengatakan, tarif listrik untuk rumah tangga di Indonesia mencapai 7 sen dolar, di Thailand 9 sen dolar, di Malaysia 11 sen dolar, dan di Filipina 11,7 sen dolar.

"Biaya rata-rata PLN Rp 1.240/kwh, biaya di Jawa sekitar Rp 1.200, biaya di luar Jawa bervariasi, tergantung lokasinya. Cash flow PLN positif karena ada subsidi," ujar Nur dalam Live Chat yang dilakukan di kantor detikcom.

(dru/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads