"Kalau dengan kenaikan, masih ya termurah di ASEAN," ujar Kepala Humas PLN persero Bambang Dwiyanto dalam sambungan teleponnya kepada detikFinance, Rabu (26/12/2012).
Bambang mencatat harga rata-rata saat ini adalah Rp 729 per kwh, jika mengalami kenaikan rata-rata 15% maka akan menjadi Rp 819 per kwh. Menurutnya ini masih murah jika dibandingkan dengan negara seperti Singapura, Malaysia, Filipina dan yang lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Direktur Utama PLN Nur Pamudji dalam Live Chat bersama detikForum mengatakan, tarif listrik untuk rumah tangga di Indonesia mencapai 7 sen dolar, di Thailand 9 sen dolar, di Malaysia 11 sen dolar, dan di Filipina 11,7 sen dolar.
"Biaya rata-rata PLN Rp 1.240/kwh, biaya di Jawa sekitar Rp 1.200, biaya di luar Jawa bervariasi, tergantung lokasinya. Cash flow PLN positif karena ada subsidi," ujar Nur dalam Live Chat yang dilakukan di kantor detikcom.
(dru/dru)











































