"Kalau di 2013 betul-betul harus ada satu pengendalian atau pembatasan BBM bersubsidi yang baik. Kita sudah tahu bahwa itu akan dilakukan di 2103, kalau tidak, akan bisa meningkat di atas plafon. Diharapkan BPH Migas, Pertamina, ESDM bisa punya program pengendalian BBM bersubsidi," kata Agus di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Namun, Agus Marto mengaku pemerintah belum memutuskan opsi kenaikan harga BBM bersubsidi. "Saat ini kita belum ada opsi kenaikan harga BBM, tapi kenaikan harga listrik akan dilakukan di tahun 2013," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau per 3 bulan kita jaga bisa anggap itu sebagai sesuatu yang bisa dilaksanakan. Dampak ke inflasinya tidak terlalu besar, tapi inflasi yang sudah kita canangkan itu tidak akan lebih dari 5% bisa terjaga," tandasnya.
(nia/dnl)











































