"Saya pribadi setuju, idenya oke," tutur Hidayat di Jakarta, Kamis (27/12/2012).
Hidayat memandang, konsumsi BBM subsidi di Indonesia saat ini semakin tinggi dari tahun ke tahun, seiring tingginya penjualan kendaraan bermotor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menilai, sulit melakukan atau mengeluarkan kebijakan yang membatasi penjualan kendaraan roda dua dan empat. Namun, ada beberapa strategi agar konsumsi BBM bersubsidi bisa ditekan, seperti menaikkan porsi ekspor dan pemerataan penyebaran distribusi penjualan kendaraan bermotor supaya penjualan tidak menumpuk di Jabodetabek.
"Ketiga yang paling penting, manajemen lalu lintas di kota-kota besar kita perbaiki, peraturan ditegakkan, misalnya disiplin parkir, daerah-daerah yang maju itu kalau melanggar dikenakan denda," kata Hidayat.
(feb/dnl)











































