"Saya terpaksa harus mengatakan, masa tidak malu orang-orang kaya itu masih membeli BBM subsidi, sementara negaranya lagi kesulitan akan besarnya subsidi BBM," kata Jero Wacik dalam sambutannya diacara Penyerahan Surat Keputusan Kepala BPH Migas tentang Penugasan Badan Usaha Untuk Menyediaan dan Mendistribusikan BBM Subsidi 2013, di Kantor BPH Migas, Kamis (27/12/2012).
Dikatakan Jero, padahal negara saat ini untuk membangun jembatan, membangun rumah sakit dan sekolah serta pembangunan lainnya kekurangan uang dikarenakan kebutuhan subsidi BBM sangat besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi dengan jatah BBM subsidi yang hanya diberi 46 juta KL, sementara tahun ini saja sudah 45 juta KL. "Hanya nambah 800.000 KL, ya kalau dibilang lewat kuota saya juga ngak boleh bilang, ya untuk itu saya perintahkan BPH Migas untuk jaga kuota tersebut, jangan sampai jebol, jaga sampai Juni konsumsinya hanya 23 juta KL, jadi 6 bulan setelahnya 46 juta KL itu cukup," tandasnya.
(rrd/dru)











































