Direktur Utama PLN Nur Pamudji menyatakan, nantinya dana penghematan subsidi karena kenaikan listrik ini mencapai Rp 14,9 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembiayaan infrastruktur oleh pemerintah.
"Ini pengurangan subsidi ya nilainya Rp 14,9 triliun dalam setahun. Setara dengan kenaikan tarif 15%. Dana itu akan dialokasikan kepada pihak pemerintah untuk kebutuhan infrastruktur," ungkap Nur saat ditemui di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (28/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenaikan listrik tahun depan pemerintah telah memutuskan bahwa kenaikan itu akan dilakukan setiap 3 bulan. Kurang lebih kenaikan 4,3% kita laksanakan nanti," cetusnya.
(wij/dnl)











































