Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo saat di Makassar, Sabtu (29/12/2012).
"Sebagian besar Π²Π²ΠΌ subsidi Rp 300 triliun itu dibakar aja kan? Subsidi untuk pertanian hanya Rp 30 triliun padahal itu untuk makan kira-kira itu perbandingannya. Oleh karena itu, tentu saja tidak sekaligus, harus ada prioritas seperti transportasi publik dan yang lain-lain itu harus diprioritaskan untuk bisa disubsidi," tutur Syahrul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena itu, Syahrul mengatakan, dirinya dan pemerintah provinsi lainnya yang tergabung dalam asosiasi pemerintah provinsi memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat agar bisa menekan subsidi BBM yang tidak produktif.
"Ini sepenuhnya wewenang mereka (pemerintah pusat), tapi kita melihat negara lain menurunkan itu (subsidi BBM). Kalau kita kejar subsidi terus mana bisa selesai," tegasnya.
(dnl/dnl)











































