Satu Pelanggan Industri Masih Dapat Subsidi Listrik Rp 7,2 Miliar/Bulan

Satu Pelanggan Industri Masih Dapat Subsidi Listrik Rp 7,2 Miliar/Bulan

Rista Rama Dhany - detikFinance
Rabu, 02 Jan 2013 19:02 WIB
Satu Pelanggan Industri Masih Dapat Subsidi Listrik Rp 7,2 Miliar/Bulan
Jakarta -

Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini mengungkapkan meskipun tarif listrik tahun ini naik namun pelanggan industri masih menikmati subsidi. tetapi sampai saat ini ada 1 industri yang mendapatkan subsidi listrik oleh pemerintah Rp 7,2 miliar per bulan!

"Industri menjerit dengan kenaikan tarif listrik. Padahal mereka tidak sadar bahwa hingga saat ini, hingga detik ini industri itu masih mendapatkan subsidi besar dari pemerintah, bahkan per bulannya mencapai Rp 7,2 miliar lebih per bulan," kata Rudi di Kantor Kementerian ESDM, Rabu (2/1/2013).

Dicontohkan Rudi, untuk pelanggan Industri golongan 4 (I-4) dengan daya lebih dari 30.000 kVa Tegangan Tinggi (TT) ke atas, rata-rata pemakaian listrik per bulan per pelanggan sebesar 19.149.363 kWh dengan tarif listrik saat ini Rp 629 per kWh tagihan listriknya Rp 12.044.949.327 per bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun subsidi listrik yang didapatkannya tiap bulan mencapai Rp 7.215.536.518 per bulan," ucap Rudi.

Bahkan ketika tarif listrik pada triwulan II 2013 dinaikkan kembali, golongan I-4 tersebut tetap mendapatkan subsidi listrik dari pemerintah Rp 6.736.802.443 per bulan.

"Bahkan triwulan II nanti tarifnya untuk golongan tersebut menjadi Rp 654 per kWh, gologan tersebut mendapatkan subsidi listrik mencapai Rp 6.736.802.443 per bulan," tandas Rudi.

Β 

Rudi juga mengatakan hingga saat ini setidaknya ada sekitar 74 industri masih mendapatkan subsidi Rp 5 miliar per bulan per pelanggan dengan total subsidi Rp 4,91 triliun per tahun.

"Walau naik, industri sebagian besar masih diberikan subsidi, bahkan tiap bulannya sebanyak 74 industri mendapatkan subsidi Rp 5 miliar per bulannya," kata Rudi.

Industri yang mendapatkan subsidi hingga Rp 5 miliar tersebut adalah industri yang ada digolongan I-4 daya 30.000 kVa TT ke atas.

"Dimana golongan tersebut hanya ada 74 pelangan, dimana pemerintah menganggarkan subsidi untuk 74 industri tersebut sebesar Rp 4,91 triliun, jika dibagi dalam sebulan, 74 industri tersebut mendapatkan subsidi hingga Rp 5 miliar per bulan per pelanggan," tandas Rudi.

(rrd/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads