Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman saat acara Jumpa Pers Awal Tahun 2013 Jasa Marga di kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, (3/1/2013).
"Yang bertransaksi pakai non-cash itu masih kecil sekitar 9%, kita targetkan hingga 30%," ungkap Adit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sangat mungkin, ini yang sedang kita lakukan. Sudah ada 4 bank yang menuju kesana BCA, BRI, (Mandiri) dan BNI yang minat ke Jasa Marga," ungkap Adit.
Lebih lanjut Adit mengatakan, hal ini masih dalam tahap pembicaraan leboh mendalam. Karena tak akan mudah untuk merubah sistem yang salam ini dioperasikan oleh Bank Mandiri saja.
"Nanti mungkin bisa BRI masuk, BNI, BCA masuk, tapi semua nanti lewat Mandiri. Jadi nanti Mandiri yang bagi-bagi uangnya ke bank-bank tersebut," jelasnya.
Dia menambahkan, transaksi dengan menggunakan e-toll atau non tunai, sudah terbukti lebih cepat dan dapat mengurangi kepadatan. Jika dibnandingkan dengan transaksi tunai, transaksi non tunai hanya menghabiskan waktu 1,5 detik dalam sekali transaksi. Sedangkan transaksi tunai, paling cepat menghabiskan waktu hingga 3 detik.
"Banyak diuntungkan, pemakai jalan nggak perlu pakai dompet tebel-tebel, nggak macet. Transaksi di gardu semakin lebih lancar, karena kita nggak mungkin tambah gardu. Lahannya sudah tidak ada," pungkasnya.
(zul/ang)











































