Tarif Listrik Naik, Pengelola Mal Kurang Penggunaan AC

Tarif Listrik Naik, Pengelola Mal Kurang Penggunaan AC

- detikFinance
Jumat, 04 Jan 2013 16:09 WIB
Tarif Listrik Naik, Pengelola Mal Kurang Penggunaan AC
Semarang - Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang dilakukan bertahap mulai Januari 2013 membuat pengelola mal di Semarang melakukan langkah antisipasif. Salah satunya adalah Mal Ciputra Semarang yang mengurangi pemakaian pendingin ruangan (AC/air conditioner).

Public Relations Mal Ciputra Semarang Aisa R. Jusmar mengatakan, dengan mengurangi pemakaian pendingin ruangan bisa mengurangi beban pemakaian listrik di mal yang terletak di kawasan Simpang Lima Semarang itu.

"Langkah penghematan kami lakukan, biasanya menggunakan dua pendingan, tapi sekarang satu pendingin," kata Aisa saat dihubungi melalui telepon, Jumat (4/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, pihaknya tidak mengurangi pemakaian pendingin sepanjang waktu, tapi disesuaikan temperatur udara di dalam mal. Sementara itu di dalam ruang kantor, lanjut Aisa, juga akan dilakukan penghematan seperti saat ada kenaikan TDL dua tahun lalu.

"Nanti Lampu yang dayanya besar akan diganti dengan yang lebih kecil," tandasnya.

Sementara itu ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng Frans Kongi melontarkan keberatannya terkait kenaikan TDL yang sudah dimulai 1 Januari 2013 lalu. Menurut Rans, seharusnya tidak hanya listrik berdaya 900 volt ampere (Va) ke atas saja yang dinaikkan, namun listrik rumah tangga berdaya 450 Va-900 Va juga perlu dinaikkan karena jumlahnya yang mencapai 70% dari seluruh pelanggan di Jateng.

"Kenapa untuk daya 450 Va sampai 900 Va tidak naik? Pengusaha lebih memilih BBM daripada TDL," papar Frans.

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menentukan kenaikan TDL secara bertahap. TDL akan naik sebesar 4,3% per tiga bulan sekali sejak memasuki tahun 2013. Total kenaikannya rata-rata hingga 15% sampai akhir 2013.

(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads