Demikian disampaikan oleh Direktur Hulu Pertamina Muhammad Husen kala memberikan sambutan pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Unit V Kamojang, di Garut, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2013).
"Di Madura kita dalam sedang keadaan emergency," ungkap Husen yang sekaligus melaporkan kepada jajaran Kementerian ESDM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita hentikan produksi 15 ribu barel. Karena cuaca yang agak berat," jelasnya.
Terkait kapan produksi akan dilanjutkan kembali, Husen belum dapat menginformasikan. Namun, ini akan menunggu hingga cuaca kembali normal.
(dnl/dnl)










































