Wacana Harga BBM Subsidi Jadi Rp 6.000, Jero: Belum Ada Pembahasan

Wacana Harga BBM Subsidi Jadi Rp 6.000, Jero: Belum Ada Pembahasan

Maikel Jefriando - detikFinance
Sabtu, 12 Jan 2013 14:06 WIB
Wacana Harga BBM Subsidi Jadi Rp 6.000, Jero: Belum Ada Pembahasan
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Menteri ESDM Jero Wacik menyatakan tak ada pembahasan sama sekali soal rencana kenaikan harga BBM subsidi di tahun ini. Ini berbeda dengan pernyataan Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini.

"Tidak ada pembahasan itu. Kenaikan harga BBM belum dibicarakan," tegas Jero usai acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan PLTP Unit 5 Kamojang, Garut, Jawa Barat, Sabtu (12/1/2013).

Padahal sebelumnya, Rudi Rubiandini menyatakan Menteri Keuangan Agus Martowardojo sudah setuju menaikkan harga BBM subsidi. Kenaikan harga tersebut tinggal tunggu waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sudah bicara dengan Menteri Keuangan, dan Menkeu sudah setuju harga BBM subsidi naik," ungkap Rudi kemarin.

Dikatakan Rudi, dengan persetujuan Menteri Keuangan, kenaikan harga BBM sudah tinggal tunggu waktu sebab dalam APBN 2013, pemerintah diberikan wewenang untuk menaikkan harga BBM subsidi dari harga sekarang Rp 4.500 per liter, tanpa perlu persetujuan DPR.

"Kenaikan harga BBM subsidi tinggal tunggu waktunya saja," cetus Rudi.

Rudi mendorong harga BBM subsidi segera dinaikkan minimal menjadi Rp 6.000/liter. Jika ini terjadi maka anggaran subsidi BBM bisa hemat Rp 56 triliun.

Hasil penghematan tersebut, ujar Rudi, bisa digunakan Pemerintah untuk membangun infrastruktur lainnya seperti jalan, sekolah, jembatan, dan sarana kesehatan.

"Penghematannya bisa kita buat bangun jembatan, jalan, rumah sakit, dari pada triliunan rupiah dibakar begitu saja," tandas Rudi.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads