Agus Marto Laporan ke DPR, Jatah BBM Subsidi 2013 Bakal 'Jebol' Lagi

Agus Marto Laporan ke DPR, Jatah BBM Subsidi 2013 Bakal 'Jebol' Lagi

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 14 Jan 2013 11:51 WIB
Agus Marto Laporan ke DPR, Jatah BBM Subsidi 2013 Bakal Jebol Lagi
Foto: Dok. detikFinance
Jakarta - Tahun lalu anggaran subsidi BBM mencapai Rp 211 triliun lebih karena kuota atau jatah BBM subsidi 40 juta kiloliter (KL) naik jadi 45,2 juta KL. Tahun inipun akan 'jebol' lagi.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, jatah atau kuota BBM subsidi tahun ini yang mencapai 46 juta KL diprediksi bakal 'jebol' lagi. Apalagi tidak ada tindakan pengendalian subsidi BBM berarti yang dilakukan oleh pemerintah.

Dalam rapat dengan Komisi XI DPR, Agus Marto mengaku sudah mendapat laporan dari Kementerian ESDM terkait kekhawatiran kuota ini. Jika benar kembali jebol, maka kondisi keuangan negara bakal semakin buruk.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam informasi, Kementerian ESDM agak khawatir dengan angka itu dan jika itu lebih (jebol), nanti tekanan kepada fiskal yang tidak baik," ujar Agus Marto saat rapat membahas Economic Outlook 2013 tersebut yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2013)

Agus Marto mengaku akan melaporkan secara rinci perkembangan konsumsi BBM subsidi. Sementara pemerintah, akan berupaya mencari langkah alternatif untuk menekan konsumsi BBM subsidi agak tidak melebihi kuota.

"Nanti akan kita laporkan secara rinci, tapi kalau porsinya tehadap plafon, ini sangat tidak sehat, itu akan lebih ditekankan dan dikendalikan," jerlasnya.

Ia menjelaskan, tahun lalu konsumsi BBM sudah mencapai 45,2 juta KL dengan dua kali revisi atau tambahan kuota, dari nilai awal kuota di APBN 2012 yang sebesar 40 juta KL.

"Itu ambil porsi besar dari APBN kita di 2012 yaitu Rp 211 triliun, dan ada lagi yang masih diaudit BPK, nanti akan kita bayarkan di 2013," pungkasnya.

(dnl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads