"Tidak perlu lagi konsultasi, ini kan keputusan pemerintah, keputusan DPR juga pasti setuju," ungkap Harry dalam pembahasan Outlook Perekonomian Indonesia 2013 di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (14/1/2013).
DPR, sambungnya sudah menyerahkan sepenuhnya soal harga BBM subsidi kepada pemerintah. Ini dilakukan mengingat beban fiskal yang semakin berat ditanggung pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harry menuturkan, kecenderungan untuk menaikan BBM sudah terlihat. Bahkan dia menilai Menteri Keuangan Agus Martowardojo sudah sangat tahu risiko jika tidak dinaikkan.
"Saya kira Pak menteri sudah paham inti dari soal beban APBN, kalau tidak maka kemungkinan yang lain, yang dengan pemotongan gaji pegawai, atau menambah utang," pungkasnya.
(dnl/dnl)










































